Cahaya memancarkan pesona dengan sendirinuya.
Terlalu redup membuat mata lelah melihat.
Terlalu terang membuat mata sakit karena silau.
Namun tanpa cahaya samasekali, apa jadinya semesta?
Dan, tanpa Cahaya-Mu, bagaimana hidupku kelak?
Februari 23, 2008 oleh Sayuri Yosiana
Cahaya memancarkan pesona dengan sendirinuya.
Terlalu redup membuat mata lelah melihat.
Terlalu terang membuat mata sakit karena silau.
Namun tanpa cahaya samasekali, apa jadinya semesta?
Dan, tanpa Cahaya-Mu, bagaimana hidupku kelak?
cahaya memantul pesona benda yang disinggahinya,
mudah untuk dilihat…
terlalu sukar untuk diraba…..
hanya rasa yang memahaminya
tanpa rasa yang bercahaya,
tanpa cahya yang dirasa….tak ada semesta
hanya…
Cahaya-Mu yang pantulkan masa depanmu kelak.